BRMP Sulawesi Utara Lakukan Pengawalan dan Monitoring LTT Padi di Minahasa Tenggara
Ratahan, 13 November 2025
BRMP Sulawesi Utara melakukan kegiatan pengawalan dan monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah dan padi ladang di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Strategis Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2025. Kegiatan diawali dengan pertemuan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ratahan.
Pertamuan tersebut dilakukan bersama penyuluh terkait perkembangan pertanaman, dan untuk kebutuhan kroscek data. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara Ir. Venly V. Monigir, M.E hadir dalam kegiatan ini.
Venly memberi motivasi dan semangat kepada para penyuluh yang ada di lapangan, untuk terus mengawal pertanaman padi sawah dan ladang di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Apalagi Minahasa Tenggara sebagai perwakilan pemerintah khususnya Propinsi Sulawesi Utara, agar terus mendukung program-program dari pemerintah pusat.
BRMP Sulawesi Utara Melalui kegiatan monitoring dan pengawaln LTT terus berkomitmen mendukung keberhasilan program pemerintah dalam peningkatan produktivitas pertanian, khususnya pada pengembangan padi sawah dan ladang di wilayah lahan kering.
Diharapkan dari hasil pengawalan dan monitoring ini bisa menjadi dasar penguatan koordinasi antar instansi, serta peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan teknologi budi daya tanaman padi yang tepat.
Dengan sinergi yang baik antara BRMP Sulawesi Utara, penyuluh, dan kelompok tani, pelaksanaan LTT Padi sawah dan ladang diharapkan mampu berkontribusi nyata terhadap terwujudnya kemandirian pangan nasional.
Bantuan 2.760 kg Padi dengan varietas Inpari 32 sudah tersalur semua di 10 kelompok tani dan sudah siap untuk ditanam. Dan sudah tercatat 6 ha tertanam, sampai dengan Bulan November 2025 ini akan dilakukan penanaman dengan target 65 ha.
BRMP Sulawesi Utara kemudian melanjutkan monitoring langsung ke lahan pertanaman padi sawah di Desa Rasi milik Kelompok Tani Watupal dengan luasan sekitar 2 hektar. Selain itu, juga turun di persawahan Mbuk yang memiliki luasan 2 ha dengan varietas lokal, yaitu Serayu.